PROGRAM KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA INDONESIA (PKMI)

Salah satu upaya Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan perguruan tinggi adalah melalui berbagai program kewirausahaan seperti Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) telah dimunculkan sejak tahun 1998, dan Cooperative Education Program (Co-Op) di Industri. Kemudian, pada tahun 2003 program Cooperative Education Program (Co-Op) dikembangkan di UMKM. Sedangkan programa selanjutnya adalah Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang diluncurkan pada tahun 2009. Program ini memberikan bantuan modal untuk memulai berwirausaha bagi mahasiswa, agar mahasiswa dapat mempraktekkan ilmu pengetahuan kewirausahaan yang telah diperoleh dari berbagai program yang telah ada seperti PKMK, PBBT UMKM, atau program lainnya yang ada di PT masing-masing.

Pada tahun 2017 ini dilakukan revitalisasi program kewirausahaan menjadi Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PKMI) yang terdiri dari 4 program utama yaitu : Studium General Kewirausahaan, Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT), Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia dan Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (EXPO KMI). Integrasi keempat program ini dimaksudkan agar kegiatan pembinaan kewirausahaan bagi mahasiswa dapat menghasilkan kemampuan berwirausaha yang sesungguhnya bagi mahasiswa. Sehingga tidak hanya terjadi perubahan pola berpikir, terjadinya peningkatan kemampuan dan ketrampilan berwirausaha namun hingga memiliki pengalaman berwirausaha paling dasar untuk nantinya dapat mengembangkan kemampuan ini lebih lanjut dengan berbasis keilmuannya.

Pembinaan kewirausahaan mahasiswa juga diharapkan dapat menghasilkan wirausaha muda berbasis keilmuan sehingga menaikkan rasio wirausaha nasional diatas 2 % sebagaimana negara-negara maju. Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada tahun 2015 yang cukup tinggi (1.008.660 orang) dengan jumlah pengangguran 6,40% berasal dari lulusan S1 dan 7,54% lulusan D3 secara tidak langsung dapat terselesaikan2. Pembinaan kewirausahaan juga diharapkan dapat mengubah pola pikir lulusan perguruan tinggi dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan pekerjaan (job creator).

Tujuan Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia

Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia ini secara umum memiliki tiga tujuan utama.

Pertama membentuk karakter wirausaha mahasiswa berupa proses pengintegrasian antara hardskill dan softskill (knowledge, skill, personal quality: motivation, attitute, behaviour, traits, values) sehingga terbentuk kapasitas wirausaha.

Kedua mendorong tumbuhnya wirausaha muda berbasis keilmuan. Wirausaha muda ini diharapkan sudah memiliki bekal yang cukup berupa keterampilan dasar berwirausaha yang diperoleh melalui berbagai program kewirausahaan yang diikutinya. Kecukupan ilmu ini memberikan bekal bagi lulusan perguruan tinggi untuk menjalankan usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Ketiga adalah mendorong pembentukan dan penguatan kelembagaan pengembangan kewirausahaan di perguruan tinggi. Lembaga ini dapat menggagas dan membangun pembinaan kewirausahaan yang berkesinambungan dengan sistem pengelolaan yang terencana, sistematis dan progresif serta bersinergi dengan program pembinaan kewirausahaan nasional.