Patricia Debyanti owner Ayam Djoeprex dan Erik Marsudi Utomo owner depot Ayam Bakar Pak ‘D’ menjadi pembicara dalam program Airlangga Enterpreneur Club (AEC) yang diselenggarakan PPKK. Pada Rabu, 6 Maret 2019, sesi seminar kali ini mengangkat tema Manajemen Bisnis Kuliner. Seminar yang diselenggarakan di aula Parlinah Perpustakaan Kampus B Universitas Airlangga ini dihadiri oleh 144 peserta.

Patricia menyampaikan bisnis yang telah dijalankannya sejak April 2018 lalu, saat ini telah memiliki 5 cabang di daerah Kediri. Modal awal yang digunakan Patricia adalah pinjaman dari ibunya. Selain itu, Patricia juga sharing tentang bagaimana manajemen waktu antara kuliah dan berbisnis kuliner. Bisnis kuliner Ayam Djoeprek memiliki resep rahasia yang hanya diketahui oleh Patricia dan ibunya. Patricia yang saat ini duduk di semester 4 jurusan Manajemen Universitas Airlangga menyampaikan bahwa Ayam Djoeprek memiliki ciri khas yaitu, kemasannya praktis dan terdapat aneka topping di atasnya.  

Berbeda dengan Ayam Djoeprek, menurut Erik Marsudi Utomo Ayam Bakar Pak ‘D’ tidak merahasiakan resepnya. Semua karyawan Ayam Bakar Pak ‘D’ boleh mengetahui resep. Erik menyampaikan bahwa dalam berbisnis yang perlu dilakukan pertama kali adalah  action, karena rencana tanpa tindakan tidak akan ada artinya.

Selain itu, Erik Marsudi juga menyampaikan bahwa dalam membangun bisnis restoran terdapat beberapa hal penting yang harus dilakukan. Mulai dari mencari tempat atau lokasi hingga memperbanyak jaringan. Saat ini, depot Ayam Bakar Pak ‘D’ telah memiliki 32 outlet  di Surabaya. Seminar dengan tema Manajemen Bisnis Kuliner ini berakhir pada pukul 15.00 WIB.

Post Views : 77 times