Bikin CV yang Menarik, Susah atau Tidak, sih?

Bikin CV yang Menarik, Susah atau Tidak, sih?
Membuat sebuah CV sebenarnya sangatlah sederhana, kamu diminta untuk menuliskan data diri dengan bahasa yang jelas, gamblang dan mencerminkan segala kemampuan kamu. Pernahkah kamu merasa ragu-ragu untuk mengajukan CV kepada perusahaan karena kurang percaya diri dengan CV yang Anda buat? Dari situ justru membuat kamu terlalu lama bikin CV sehingga ujung-ujungnya CV jadi semakin berantakan. Sebenernya, bikin CV nggak sesulit itu lho!

Apa sih yang paling menarik dilihat oleh pihak perusahaan dari CV kita? Kesalahan apa yang sering dilakukan oleh pelamar dalam mengajukan CV?

KISS ( Keep It Short and Simple )

Nggak perlu penjabaran yang panjang mengenai kegiatan apa yang pernah diikuti, cukup dengan kegiatan yang paling menonjol. Biasanya, karena ingin dilihat oleh perusahaan betapa aktifnya kamu yang terlibat dalam berbagai acara justru membuat kamu menuliskan berbutir-butir kegiatan yang pernah kamu ikuti. Buat sederhana saja, yang mewakili bahwa Anda memiliki minat dengan kegiatan yang selama ini Anda ikuti.

Usahakan Minimalisir Tulisan Typo

Perusahaan paling nggak suka kalau CV yang ditulis itu mengandung unsur typo alias salah ketik. Tulisan yang typo itu menandakan kalau CV yang dikerjakan nggak serius. Bisa jadi perusahaan nggak jadi merekrut kamu hanya karena seringnya dijumpai typo di dalam CV kamu. Teliti lagi deh CV yang mau kamu kirim atau cetak supaya lebih baik.

Be Yourself

Sangat tidak dianjurkan membuat CV yang tidak apa adanya kamu. Maksudnya, tuliskan sesuai yang telah kamu alami. Nggak perlu menuliskan “menguasai Ms. Excel” di CV padahal kenyataannya kamu nggak pernah melakukan Vlookup, Hlookup. Semua yang kamu tulis pasti akan diverifikasi. Pasti kamu nggak mau kan, kalau nyatanya kamu tidak memahami dan menjelaskan isi CV kamu sendiri.


Bagaimana, membuat CV nggak sesulit yang kamu pikirkan, kan? Coba praktekkan dengan baik saran-saran diatas. Yakin deh, kamu akan lebih pede ketika mengirim CV kamu ke perusahaan. Jangan minder dengan kemampuan yang kamu miliki. Ingat, semua orang punya kelebihan kok. Ini hanya persoalan bagaimana kamu mau berjuang dalam mengembangkan dirimu menjadi lebih baik.