Setelah Lulus Kuliah Mau Kerja Apa? (Part 2)

Pada bagian kedua kita akan membahas peluang kerja sarjana ekonomi dan bisnis. Ada yang mengatakan bahwa jurusan ekonomi dan bisnis adalah jurusan paling aman sepanjang masa. Mengapa demikian? Apakah pernyataan itu dapat dibenarkan? Sebelumnya kita perlu menilik terlebih dahulu, bagaimana sarjana-sarjana di bidang ekonomi dan bisnis ini diperlukan.  

Pekerjaan yang dapat dilakukan bidang ekonomi dan bisnis terdapat begitu banyak, khususnya yang ditawarkan perusahaan. Berikut adalah daftar peluang kerja sarjana ekonomi dan bisnis. Kali ini PPKK juga membagi untuk masing-masing jurusan dalam bidang ekonomi dan bisnis.

Jurusan Akuntansi

Peluang kerja jurusan akuntansi adalah:

1.      Akuntan Publik

Profesi akuntan publik adalah akuntan yang mendapat izin dari menteri keuangan untuk membuka jasa akuntan kepada publik. Berhubungan dengan pengurusan rekam jejak transaksi, menyiapkan surat-surat keuangan dan juga pengurusan pengembalian pajak (tax returns).

2.      Akuntan Privat

Akuntan ini bertugas menyusun semua keperluan akuntansi di perusahaan atau organisasi tertentu.

3.      Financial Analyst

Bertugas untuk menyusun informasi keuangan yang kemudian akan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sebuah bisnis.

4.      Auditor

Melakukan cross check tentang keuangan perusahaan apakah sesuai dengan keadaan lapangan. Fungsinya untuk mengurangi suatu kecurangan.

5.      Konsultan Pajak

Bertugas memberikan konsultasi perpajakan untuk mereka yang wajb pajak.

6.      Perencana Keuangan

Bertugas untuk menyusun perencanaan keuangan.

7.      Accounts Payable/Receivable Clerk

Bertugas mengurusi akuntansi utang piutang.

8.      Credit Analyst

Membantu perusahaan dalam mengajukan pembelian yang prosesnya melalui bank.

9.      Dosen

Harus mengambil S2 agar ilmu yang didapatkan cukup untuk mengajar. Selama mengambil studi lanjut dapat juga bekerja sebagai guru les atau asisten dosen.  

Jurusan Ekonomi Pembangunan

1.      Instansi Pemerintahan

Berkaitan perumusan kebijakan di bidang pembangunan ekonomi meliputi BPK, Bappenas, bappeda, Bank Indonesia, pegadaian, dan perpajakan. Di Bappenas misalnya, kalian memiliki tugas penyusunan rencana pembangunan nasional, rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara, pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan, serta pengambilan keputusan dalam penanganan permasalahan mendesak dan berskala besar. Semua pekerjaan ini sangat membutuhkan lulusan ekonomi pembangunan.

2.      Research & Development

Bertugas menganalisa berbagai isu perekonomian untuk mencari dan menemukan solusi dari berbagai persoalan ekonomi secara kritis, kreatif, dan inovatif.

3.      Analis Bisnis

Bertugas menganalisis kebutuhan-kebutuhan bisnis dan permasalahan penting bagi para pemangku kepentingan dan mengusulkan solusi-solusi praktis. Analis bisnis juga dapat mendukung pengembangan materi pelatihan, berpartisipasi dalam pelaksanaannya, dan memberikan dukungan pasca implementasi. Hal ini mungkin melibatkan pengembangan rencana proyek dan seringkali memerlukan keterampilan manajemen proyek.

4.      Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Analisis pembangunan industri perbankan, ekonomi, dan lainnya.

5.      Dosen

Harus mengambil S2 agar ilmu yang didapatkan cukup untuk mengajar. Selama mengambil studi lanjut dapat juga bekerja sebagai guru les atau asisten dosen.

6.      Investor Relation Associate

Melakukan pendekatan dan pengenalan dengan calon penanam modal/saham di perusahaan tempatnya bekerja.

7.      Penasihat Keuangan

Mengalokasikan dana serta mengatur investasi perusahan.

Jurusan Manajemen

1.      Konsultan Bisnis

Bertugas untuk membantu meningkatkan keuntungan perusahaan atau sebuah usaha dalam berbagai bidang lain.

2.      Marketer

Bertugas meyakinkan banyak orang untuk membeli dan mulai menggunakan produk atau jasa perusahaan yang bersangkutan.

3.      Staf Finance

Konseptor bagaimana perusahaan mendapat keuntungan. Bagaimana perusahaan dapat mendapatkan income yang selalu menanjak dan berhubungan dengan aset yang dimiliki dan akan dijual.

4.      Staf HRD

Merekrut calon staf potensial untuk ditempatkan di bidang-bidang tertentu di perusahaan. Selain itu juga memastikan bahwa dari segala segi – termasuk karakter, keahlian (skill), dan pengalaman – kandidat tersebut cocok untuk pekerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan tempat kamu bekerja.

5.      Bagian Operasional

Memastikan bahwa operasional perusahaan berjalan dengan efektif, efisien, dan optimal.

6.      Konsultan Perbankan

Konsultan perbankan hanya berkaitan langsung dengan serba-serbi perbankan.

7.      Dosen

Harus mengambil S2 agar ilmu yang didapatkan cukup untuk mengajar. Selama mengambil studi lanjut dapat juga bekerja sebagai guru les atau asisten dosen.

8.      Compensation & Benefits Manager

Membantu perusahaan mengorganisir regulasi pemberian bonus dan kompensasi pada karyawannya. Tujuannya, data dan program yang dibuat Compensastion & Benefit Manager akan memudahkan perusahaan untuk mengidentifikasi karyawan terbaik yang memang layak mendapatkan apresiasi.

 

Jurusan Ekonomi Islam

1.      Staf Keuangan Syariah

Bertugas menyusun, mengajukan, mencairkan dan mengelola anggaran, mengawasi pemakaian anggaran, menyusun laporan keuangan, menjalankan fungsi payroll, menjalankan administrasi perpajakan dan penyetoran pajak, mengurus administrasi asuransi karyawan berbasis syariah.

2.      Ahli Ekonomi Islam

Menerapkan pemahaman nilai-nilai dan hukum ekonomi islam dalam perusahaan.

3.      Dosen

Harus mengambil S2 agar ilmu yang didapatkan cukup untuk mengajar. Selama mengambil studi lanjut dapat juga bekerja sebagai guru les atau asisten dosen.

4.      Credit Analyst

Membantu perusahaan dalam mengajukan pembelian yang prosesnya secara syariah melalui bank.

5.      Risk Analyst (Market Risk Specialist, Regulatory Risk Specialist, dan Credit Risk Specialist)

Mengumpulkan data keuangan perusahaan yang nantinya akan dijadikan data saat mengajukan pinjaman atau mengajukan kerja sama berbasis syariah.

 

Post Views : 29 times